Dukung Capaian Produksi Pertanian, Distan Kobar Serahkan Bantuan Alsintan Kepada Kelompok Tani

Penyerahan bantuan alsintan kepada UPJA Maju Bersama Sungai Melawen Kecamatan Pangkalan Lada, Jumat (28/4/2023)

MMC Kobar - Untuk mendukung capaian produksi pertanian khususnya di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian (Distan) menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa cultivator kepada kelompok tani Desa Melawen Kecamatan Pangkalan Lada pada Jumat (28/4). 

Kegiatan dilaksanakan di Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) Maju Bersama Sungai Melawen Kecamatan Pangkalan Lada. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua beserta pengurus UPJA dan pengurus BPD Desa melawen, penyuluh pertanian Kecamatan Pangkalan Lada serta penyedia barang dari PT Cahaya Bulan Cakrawala.

(Baca Juga : Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Bantuan Keuangan Parpol di Kobar TA 2021)

Untuk mengantisipasi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan tenaga pengolahan lahan dan pengolahan hasil sekaligus meningkatkan minat generasi muda pada dunia pertanian, serta untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha tani, salah satu kebijakan pemerintah adalah penyediaan alsintan melalui kegiatan bantuan alat dan mesin pertanian melalui APBD Kabupaten Kobar.

Kepala Dinas Pertanian Kobar melalui Pejabat Fungsional Pengawas Alsintan Noreti menuturkan, peran strategis mekanisasi pertanian utuk mendukung capaian produksi pertanian melalui alsintan adalah proses produksi pertanian menjadi lebih cepat. 

Petani penerima bantuan alsintan berupa cultivator

“Dengan mekanisasi, kita dapat melaksanakan pengolahan lahan, panen, pascapanen dengan cepat, lebih efisien, biaya lebih murah, menekan kehilangan hasil, meningkatkan nilai tambah/pendapatan bagi petani. Strategis mekanisasi itu menuntut prasyarat kelengkapan dan kesiapan kelembagaan dan sumber daya manusia sebagai pelaku pembangunan,” terang Noreti.

Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) baik pra panen dan pasca panen yang disalurkan kepada kelompok tani adalah Power Thresher Multiguna sebanyak 7 unit yang teersebar di tujuh kelompok tani di dua desa, yaitu Desa Berambai Makmur dan Desa Marga Mulya. 

Sedangkan Cultivator sebanyak 8 unit tersebar di tujuh kelompok tani/UPJA di lima desa, yaitu Desa Sungai Melawen, Desa Sungai Tendang, Desa Batu Belaman, Desa Sungai Kapitan dan Desa Kumpai batu Atas.

Dihubungi secara terpisah Kepala Dinas Pertanian, Kris Budi Hastuti berharap agar dengan adanya bantuan alsintan bagi petani ini dapat membantu mengatasi permasalahan kelangkaan tenaga kerja dan menarik tenaga kerja muda untuk terjun di bidang pertanian.

“Saya berharap dengan adanya bantuan alat mesin pertanian ini dapat membantu mengatasi permasalahan kelangkaan tenaga kerja dan menarik tenaga kerja muda untuk terjun di bidang pertanian,” tutur Kris.

“Disamping itu alat mesin pertanian dapat membantu percepatan pengolahan tanah dan pengolahan hasil,” tambah Kris.

Kris juga berpesan kepada para petugas penyuluh lapangan agar dapat terus meningkatkan peran aktifnya dalam  memotivasi  petani  untuk  dapat  memanfaatkan teknologi tepat guna dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian. 

Para penyuluh lapangan juga perlu membekali diri dengan peningkatan wawasan dan pengetahuan tentang pertanian yang modern tanpa meninggalkan pengembangan pertanian yang telah berhasil guna dalam meningkatkan kesejahteraan petani. (n2k_distankobar)