Bantu kurangi Dampak Covid-19, Disnakertrans Kobar Berdayakan Alumni Pelatihan Buat APD

Alumni Pelatihan Menjahit membuat APD (Alat Pelindung Diri) di Balai Latihan Kerja Kabupaten Kotawaringin Barat pada Jum'at (15/5).

MMC Kobar - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupatan Kotawaringin Barat (Kobar) memberdayakan alumni pelatihan menjahit untuk membuat APD (Alat Pelindung Diri) bagi tenaga kesehatan yang berjuang menangani Covid-19, bertempat di BLK (Balai Latihan Kerja) Kobar, Jumat (15/5).

APD yang dibuat berupa masker sejumlah 9.600 lembar masker dan baju hazmat sebanyak 1.280 pieces. Alumni pelatihan yang dilibatkan sebanyak 64 orang yang dibagi kedalam 2 kelompok, dimana masing-masing kelompok terdiri dari 32 alumni.

(Baca Juga : Inilah Hasil Evaluasi Siaran Selama Pandemi Covid-19!)

Dalam keterangannya Kepala Disnakertrans Kobar, Ir. Hepy Kamis menjelaskan bahwa program pembuatan APD menggunakan dana APBN dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, dimana kegiatan pelatihan kerja dialihkan untuk kegiatan pembuatan APD selama pandemi Covid-19.

“Kegiatan ini didanai APBN karena adanya refocusing kegiatan, mengingat penyebaran virus corona maka kegiatan pelatihan tahun ini, dialihkan untuk membuat APD yang melibatkan 64 orang alumni pelatihan menjahit,” tutur Hepy.

Dalam kesempatan itu juga, Hepy menjelaskan bahwa selama kegaiatan pembuatan APD, alumni yang terlibat akan mendapat uang insentif dan transportasi.

“Pembuatan APD ini kami memang sengaja melibatkan alumni karena kami ingin memberdayakan mereka, yang tentunya di tengah pandemi Covid-19 ini sangat berdampak pada penghasilan mereka yang selama ini setelah lulus ikut pelatihan mereka membuka usaha menjahit, untuk kegiatan ini 64 orang alumni mendapat uang insentif dan transportasi,” terang Hepy. (disnakertrans kobar)