Bekerja Sama dengan BPS, Dinas Kominfo Kobar Gelar FGD Koordinasi dan Sinkronisasi Data Statistik Sektoral

MMC Kobar - Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS), di Aula Inspektorat, Jumat (25/8).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka percepatan penyajian data statistik untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah dan juga untuk menyediakan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. 

(Baca Juga : Antisipasi Abrasi Susulan, BPBD Kobar Kembali Pantau Lokasi Abrasi di Desa Keraya)

Mengacu pada peraturan BPS Nomor 3 Tahun 2022 tentang EPSS bahwa EPSS merupakan proses penilaian secara sistematis melalui verifikasi dan validasi informasi terhadap hasil penilaian mandiri untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral.

Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Rody Iskandar mengatakan, tujuan dari FGD ini adalah untuk mengukur capaian kinerja penyelenggaraan Satu Data Indonesia (SDI) dan data statistik sektoral pada instansi pemerintah daerah.

Kepala BPS Kobar Yul Ismardani menyampaikan paparannya pada FGD EPSS di Aula kantor Inspektorat, Jumat (25/8/2023)

“Untuk saat ini baru dua dinas yang dilakukan penilaian, yaitu Dinas Kesehatan dan Dinas Dikbud. Untuk target kedepan seluruh OPD kita lakukan penilaian,” ucap Rody Iskandar.

Rody berharap melalui FGD akan terjalin kesamaan visi dan persepsi antara instansi sebagai unsur penyelenggara kegiatan pemerintahan dalam pengelolaan data statistik sectoral. 

“Disamping itu dalam penerapan sistem data statistik sektoral dapat membangun sinergitas antar instansi terkait ketersediaan data statistik sectoral,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kobar Yul Ismardani selaku narasumber mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyelenggarakan data statistik sektoral. Statistik sektoral merupakan kegiatan statistik yang dilakukan oleh instansi atau OPD. 

“BPS sebagai pembina data statistik sektoral dapat meningkatkan koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan standarisasi dengan pemerintah daerah selaku penyelenggara statistik sektoral,” kata Yul Ismardani.

“Nilai indeks pembangunan statistik (IPS) ini juga menjadi baseline bagi BPS untuk mengetahui sejauh mana capaian kemajuan penyelenggaraan statistik sektoral di Pemda,” lanjutnya.

FGD ini diikuti kurang lebih 50 orang peserta yang terdiri dari unsur dinas/badan/kecamatan lingkup Pemerintah Kabupaten Kobar. (diskominfo kobar)