Safari Ramadhan ke Kotawaringin Lama, Bupati Kobar Off Road

MMC Kobar - Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah, Sabtu (3/6) melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan di Desa Rungun Kecamatan Kotawaringin Lama. Untuk sampai ke desa itu Bupati bersama rombongan harus off road di beberapa titik yang ada di ruas jalan Pangkalan Bun - Kecamatan Kotawaringin Lama.

Kegiatan Safari Ramadhan ke Desa Rungun Kecamatan Kotawaringin Lama, Bupati di dampingi Sekda Kobar Masradin, anggota DPRD Kobar dari Dapil Kotawaringin Lama Bambang Suherman, hadir juga Dandim 1014 Pangkalan Bun Letkol Inf M. Roni Sulaeman serta beberapa kepala SOPD.

Bupati memang memilih melalui jalan darat karena dirinya ingin meninjau langsung kondisi terakhir diruas jalan itu terutama pada 10 titik yang tengah di pasang mating sebagai jembatan semi permanen.

Pada saat mobil Bupati bersama rombongan melintas, mating mating itu nampak mulai terpasang, namun pengguna jalan tetap harus berhati hati mengingat kondisi jalan licin terutama pada saat akan naik ke atas jembatan semi permanen itu, jika salah ambil posisi maka akan terperosok ke bagian sisi jalan yang tidak terpasang mating.

Di hadapan masyarakat Kecamatan Kotawaringin Lama yang berkumpul di Masjid Jami’ Darul Ubudiyah Desa Rungun, orang nomor satu di Bumi Marunting Batu Aji ini mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan melakukan pekerjaan setelah lebaran Idul Fitri dengan pertimbangan faktor alam.

"Kebetulan tadi ibu sempat berkomunikasi dengan kontraktor yang mengerjakan jalan tersebut, dimana kontraktor akan mulai melaksanakan pekerjaan setelah lebaran untuk alat berat mulai masuk, pertimbangan pekerjaan setelah lebaran nanti karena jika dipaksakan tetap dikerjakan sekarang maka akan sia-sia mengingat kondisi cuaca masih belum memungkinkan," kata Bupati Kobar Hj Nurhidayah.

Bupati pun menambahkan bahwa pemerintah baik Pemkab Kobar dan Provinsi Kalteng dalam menyelesaikan akses jalan Pangkalan Bun menuju Kecamatan Kotawaringin Lama sangat prioritas, dimana pekerjaannya dilakukan secara bersinergi.

"Nantinya di jalan yang saat ini terpasang mating akan dibangun jembatan pile slab dengan panjang 3,5 km melalui mulitiyears dan reguler dengan anggaran sebesar Rp 400 miliar, ini bukti keseriusan pemerintah dalam upaya menyelesaikan akses jalan ini, jadi pembangunan jembatan pile slab nantinya menyambung dengan jembatan yang ada saat ini," tegas  Bupati.

Bupati pun mengharapkan agar masyarakat untuk saat ini bersabar, termasuk Bupati juga minta pengertian dari pengendara yang bermuatan lebih dari 50 ton agar tidak melintas jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama karena mating mating yang terpasang hanya untuk kendaraan kecil saja itupun hanya bersifat sementara mengingat saat ini mulai ramai arus mudik lebaran. (Humas Diskominfo Kobar)