LEM Kobar Bimtek Karet di Palembang

MMC Kobar - Dalam rangka persiapan rintisan desa mandiri benih karet, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berangkatkan 23 orang petani anggota Lembaga Ekonomi Masyarakat (LEM) untuk mengikuti bimbingan teknis perbenihan tanaman karet pada 9 Juli 2018 di Pusat Penelitian Karet Sembawa Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Desa mandiri benih pada prinsipnya adalah membangun kemandirian penyediaan benih pada sebuah desa dengan melibatkan masyarakat setempat, sehingga pada akhirnya nanti di desa tersebut tersedia sumber benih yang kemudian  dimanfaatkan sendiri oleh masyarakat atau sebagian dipasarkan melalui lembaga ekonomi yang ada.

Lembaga ekonomi di desa yang sejalan dengan semangat pengembangan Desa Mandiri Benih adalah LEM Sejahtera dibangun oleh Direktorat Jenderal Perkebunan dan dijadikan sebagai model kelembagaan. Kobar sendiri saat ini  memiliki 6 LEM di Kecamatan Pangkalan Banteng, yakni LEM Desa Kebun Agung, LEM Desa Sungai Kuning, LEM Desa Sungai Bengkuang, LEM Desa Arga Mulya, LEM Desa Sidomulyo dan LEM Desa Sungai Hijau, yang dibentuk pada tahun 2017 lalu.

Dengan adanya Desa Mandiri Benih Karet di Kobar, faktor ketersediaan benih yang menjadi penentu program pengembangan perkebunan dimasa akan datang tidak lagi menjadi masalah. Inilah momentum yang ditangkap DTPHP Kobar untuk menyiapkan industri perbenihan melalui berbagai model, salah satunya Desa Mandiri Benih Karet untuk mendukung pengembangan perkebunan.

Ikut dalam rombongan petani Kobar dari Balai Perlindungan Perkebunan dan Pengawasan Benih (BP3B) Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Herter, Kepala UPT Balai Benih dan Kebun Produksi Pundu Mathius Hosang, Kabid Perbenihan dan Budidaya Disbun Kalteng Evangelis, Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Disbun Kalteng Theresia Veni, Kasi Pengawasan Mutu Benih Disbun Kalteng Harianson, Kasi Produksi Dewi Hasanah, Kasubbag TU dan Sukir dari DTPHP Kobar. (Syarif HD/DTPHP)